skip to Main Content
HOTLINE 0822-2713-8000 lahanindustri1@gmail.com

MILE STONE BUMIMASGROUP

Tahun 1986 – 1997 Merintis Karir

Tahun 1986 -1997, setelah lulus kuliah adalah masa-masa kami harus belajar kerja di perusahaan-perusahaan yang memiliki kualitas manajemen unggul. Pertama bekerja di perusahaan PMA Jerman, PT. Siemens Indonesia – Jakarta (Pemilik SIEMENS AG Germanay), seterusnya pindah ke Semarang PT. Golden Flower Ungaran, (Pemilik Mr Po Soen Kok), selanjutnya bergabung dengan PT. Lamicitra (Tanjung Emas Export Processing Zone), Pemegang saham group besar dan TBK jabatan sebagai Marketing Manager. Saat masih bekerja pada tahun 1986 kami mendirikan PT. MAS bergerak dibidang eksportir kulit wet blue dan semifinished dan Pada tahun 1993 kami mengakuisisi PT. Ruktimukti Bawana Perusahaan EMKL Semarang (Ekspedisi Muatan Kapal Laut).

Tahun 1998 Merintis Usaha

bumimas-welcome-kawasanberikat

Ketika beberapa perusahaan membutuhkan pabrik, kami menghubungi pihak KIW dan bersedia kerjasama lahan seluas 20 ha, untuk di jadikan Kawasan Berikat. Sejalan pengalaman di TEPZ maka di bentuk Kawasan Berikat KITW Technopark seluas 20 ha dengan perjanjian No. 02/S-P/PT.KIC-PK/10/1998 dan sebagai pengelola Kawasan Berikat sesuai Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia No. 151/KMK.05/1999 Jo. 1758/KMK.4/2012 dengan PT. Ruktimukti Bawana tugas kami sebagai PKB (Pengelola Kawasan Berikat).

KITW TECHNOPARK 1 AKAN BERAKHIR 2018

KITW TECHNOPARK 2
Kami sudah persiapkan KITW TECHNOPARK 2

Tahun 1999

Membantu masuknya Investor ke 1 kami seluas 6 ha PT. AUDIO SUMITOMO TECHNO INDONESIA (PT. AST Indonesia) dari Jepang- Industri Speaker Audio.

bumimas-pt-ast-indonesia

Tahun 2000

Membantu Investor ke 2 PT. Intac Bras Indonesia (Japan) – Industri Kuningan untuk persembahan keagamaan.

bumimas-PT-Intac-Bras-Indonesia

Tahun 2001

Konsumen ke 3 kami PT. Surya Mulya Bangun Indo, Jepang – Industri Cable.

bumimas-PT-Surya-Mulya-Bangun-Indo

Konsumen ke 4 yaitu PT. Tanjung Permai Lestari, Jepang – Industri Parquet Flooring.

bumimas-PT-tanjung-prima-lestari

Telah dibeli oleh PT. Apparel One Indonesia (Tri Putra Group) Indonesia – Thailand – Industri Spot Adidas.

bumimas-pt-apparel-one-indonesia

Tahun 2002

Konsumen ke 5 yaitu PT. Java Agritech, Jepang – Food, Wasabi.

bumimas-PT-java-agritech

Tahun 2003

Konsumen ke 6 yaitu PT. Heidi Furniture-USA- Industri Outdoor Furniture

bumimas-heidi-furniture

Konsumen ke 7 yaitu PT. Semeru Karya Buana, Jepang – Indoor Furniture.

bumimas-PT-semeru-karya-buana

Tahun 2004

Konsumen ke 8 yaitu PT. Wei Ling-China – Receycle Plastic.

bumimmas-pt-weiling

Sekarang PT. Mega Surya Putra – Indonesia.

bumimas-PT-Mega Surya Putra

Tahun 2005

Konsumen ke 9 yaitu PT. Korin Jaya dan Industri Garmen – Korea – Garmen Ladies

bumimas-pt-korinjaya

PT. Rismar Daewoo Apparel yang sekarang menjadi PT. Pan Pacific Jakarta Cabang Semarang – Korea.

bumimas-PT-Pan Pacific Jakarta

Tahun 2006

Konsumen ke 10 yaitu PT. Ploss Indonesia dan PT. Ploss Asia ( Outdoor Furniture) – Germany – Outdoor Furniture

bumimas-pt-ploss

10 Perusahaan tersebut berstatus sebagai Pengusaha Di Kawasan Berikat (PDKB), sedangkan Kami menjadi Penyelenggara Kawasan Berikat (PKB) di bawah PKB PT. Ruktimukti Bawana.

 

Tahun 2007

KAWASAN INDUSTRI BREBES, MOU dengan Pemda Brebes mengembangkan dan memasarkan Lokasi ZONA Kawasan Industri Bulakamba Kabupaten Brebes MOU No. 018.4/XI/2006 dan 08/MOU/2007, Pemikiran kami pada saat itu segera dimulai pembangunan Tol, seiring keterlambatan realisasi sampai saat ini di Kabupaten Brebes belum ada Investor masuk melalui kami dan lebih banyak masuk ke Cirebon. Pada tanggal 18 Juni 2016 Presiden RI Bapak Jokowi meresmikan Tol Brebes selatan dan Ground Breaking Tol Brebes – Palimanan dan Tol Semarang – Batang, Kita prospek Kabupaten Brebes Menjadi tujuan Investasi terbuka lebar. Pada tahun 2020 Pemerintah memilih lokasi Brebes (Bulakamba) sebagai lokasi Kawasan Industri dan lokasi tersebut adalah lokasi yang kami pelajari tahun 2007 dan gagal karena kendala lahan dibawah jalan sehingga biaya besar.

bumimas-lingkarlosari

Tahun 2008

Bumimas Group merintis perumahan Murah RSS dan ASABRI, di Beringin dan Ungaran juga membantu pemasaran Perumahan Cibubur Residence.

bumimas-perumahan-cibubur

Tahun 2009

Kami memenangkan tender pembelian dan pengelolaan KAWASAN INDUSTRI MULYOHARJO (KIM), tetapi karena status tanah HGB di atas HPL awalnya banyak PMA yang tertarik antara lain, Perusahaan India, Jepang, Korea dan Taiwan tetapi semua keberatan karena status tanah HGB diatas HPL, Hal ini seharusnya menjadi pelajaran semua pihak karena HGB diatas HPL tidak bisa dijaminkan ke Bank. Karena terkendala legalitas akhirnya kami hanya mengambil sebagian kecil lahan KIM dan yang lainnya kita kembalikan ke Pemda Jepara. Menurut hemat kami keberadaan KIM jadi trigger masuknya investor ke Jepara, sebab saat itu hanya Jepara yg punya KIM, setelah investor melihat KIM tidak cocok mereka melirik wilayah lainnya seperti ; Jiale, Samwon, Parkland, Kanindo, Hwa Seung dan Sengdam Jaya.

bumimas-KIM-Pemda

Tahun 2010

Kami memiliki kesempatan menjadi konsultan pemilik lahan Kawasan Demak, ZONA / Kawasan Industri Demak, Lokasi depan PT. Arkop Jl. Raya Semarang – Demak KM 9 Sayung Demak.

bumimas-kiw-demak

Tahun 2011

  • Pada tahun ini kami diberi kesempatan lmembantukonsultan dan masarkan dua lahan Zona Industri Bawen,Ungaran lokasi tersebut sangat strategis hanya 1,5 km dari exit tol, dan persis depan Apac Inti Corpora.
  • Kami MOU dengan Pemda Jepara untuk mengembangkan dan memasarkan Kawasan Industri Mulyoharjo No. 6 Tahun 2011 dan No. 27 Tahun 2011, No. 088/MAS Th 2011.

bumimas-kiw-bawen

Tahun 2012

MAYONG EPZ, adalah bagian yang tidak terpisahkan dari promo Kawasan Indstri Mulyoharjo, yang karena legalitas tanah HGB diatas HPL kami mengalihkan Investor memilih lokasi Mayong. Setelah gencar memasarkan Kawasan Indusri Mulyoharjo, akhirnya kami diminta Investor PT. SAMI untuk ekspansi Jepara. Dengan masuknya PT. SAMI banyak Investor ke Jepara : yaitu Kanindo, Bomin, Parkland, Armando, HWI, Sengdam jaya, DCP , dll.

bumimas-ki-mayong-jepara

Industri Automotive Cable Harness

Tahun 2013

Kami mengembangkan  ke wilayah Jawa Timur dan Banten, karena permintaan investor USA yang menginginkan lahan di 4 wilayah jawa, ahirnya kami juga mencarikan ke Banten dan jawa timur  provinsi JAWA TIMUR : Mojokerto, Jombang, Pasuruan, Lamongan, Gersik Dan Bojonegoro dan untuk BANTEN : Serang, tangerang, Cilegon dan Pandeglang

Tahun 2014

Merencanakan KAWASAN INDUSTRI BATANG DAN BATANG INDUSTRIAL PARK dan memasukkan Investor Chiel Jedang dari Group Samsung, produksi pakan ternak dengan bahan utama jagung dan berharap Batang bisa supply jagung karena itu perencanaan pendirian Kawasan Industri Batang.

bumimas-ki-batang

KAWASAN INDUSTRI KALIWUNGU KENDAL, pada saat ini kami dipercaya untuk memasarkan kawasan Industri Kendal yang letaknya sebelum Kawasan Industri Kendal (Jababeka)

Tahun 2015

Merintis KAWASAN INDUSTRI KALIWUNGU KENDAL, pada saat ini kami dipercaya untuk memasarkan kawasan Industri Kendal yang letaknya sebelum Kawasan Industri Kendal (Jababeka).

KAWASAN INDUSTRI JABAR, Kami mendapat pesanan untuk membebaskan lahan Industri di Subang, Majalengka, Cirebon dan beberapa lokasi telah kami survey dan kami menemukan beberapa lokasi yaitu: Subang Kalijati danCisaga, Majalengka dan Indramayu. Untuk Subang saat ini proses pembebasan.

Tahun 2016

  • Kami mendapat pesanan mengembangkan di dua lokasi yaitu Cisaga Subang danMajalengkadaninisedang proses pembebasan.
  • Kami juga kedatangan Investor dari China tertarik ikut Investasi di Batang di Desa Ketanggan untuk Industri Smelter, setelah kami tunjukkan lokasi ada air laut, rel kereta api dekat exit tol sangat tertarik, tetapi saat itu kendala sangat kurang besar dan juga status tanah milik PTP, belakangan lokasi ini yang di pilih pemerintah untuk Kawasan Industri Batang.

Tahun 2017

  • Kami juga membantu Investasi Perusahaan meubel dari Taiwan PT. CFI, kami membantu membebaskan lahan untuk pembuatan meubel outdoor, dan juga pada saat yang sama ada beberapa perusahaan tertarik ke Jepara, seperti Pabrik Ban, hanya karena kendala lahan mereka memutuskan wilayah lain (Industri Outdoor Furniture).

  • Kami juga ada penandatanganan MOU dengan Perusahaan Taiwan, karena tidak bisa dapatkan lahan akhirnya kami alihkan ke Subang, dan sampai sekarang masih proses.

Tahun 2018

  • Untuk membantu pembebasan lahan untuk pabrik PMA sebagai ekspansi tetapi karena ada kendala pembebasan lahan mereka akhirnya ekspansi luar Jepara.
  • 31 Desember 2018 masa pengelolaan KITW Technopark 1 selama 20 tahun berakhir dan diserahkan Kembali ke KIW yang di Kelola oleh PT. Putra Wijayakusuma Sakti, yang serah terimanya dikakukan di kantor Kanwil Bea Cukai Semarang.
  • Pada saat yang sama kami menjalin Kerjasama dengan pemilik lahan ex Simoplas untuk menjadikan KITW Technopark 2, KITW Technopark 2 siap menerima investor.

Tahun 2019

  • Membantu membebaskan lahan untuk pabrik Formosa dan Jinlin.
  • Membantu mencarikan Gudang untuk TBZ Industrial untuk Industri YTL dan kepada Formosa untuk Industri Tas, sayangnya terkendala perijinan.
  • Membantu mencarikan Gudang untuk Formosa sewa.


Industri YTL (Perayaan)

Industri Bag Nike

Tahun 2020

Tahun 2020 adalah masa-masa sulit Investasi karena adanya pandemi Covid-19. Untungnya Bapak Jokowi meresmikan KI Batang sehingga banyak Investor yang mencari lahan di Batang dan sampai saat ini progress Jawa Tengah kami melambat.
Karena adanya Covid-19 pemasaran kami lebih banyak ke Internet adapun web kami

Bulan September 2020, Kerjasama dengan Team Jababeka kembangkan Kawasan Industri Bawen dan Demak.

Back To Top